Tanda digital di pompa: perspektif konsumen
Pengalaman pertama saya dengan signage digital di pompa agak aneh di sebuah pompa bensin kecil yang agak terisolasi di daerah pedesaan, bukan di kota besar. Saya tercengang saat layar POS tiba-tiba mulai bercerita tentang video musik terbaru Beyonce. Tampilan khusus ini memamerkan berita, hiburan dan iklan untuk pom bensin. Dari perspektif konsumen, saya dapat melihat beberapa manfaat dari teknologi ini dan beberapa kerugian.
Faktor pendengar
Pelanggan sudah terpaksa melihat layar untuk memilih bahan bakar mereka, dan membayar jika tidak melakukan prabayar di dalam. Dengan demikian, signage digital memberikan kesan yang terjamin. Selain itu, sebagian besar konsumen kemungkinan akan menginap di pompa untuk menghindari pembayaran lebih atau topping off, sehingga mereka akan berada di dekat tampilan.
All Over Media, perusahaan periklanan gas, menunjukkan bahwa pelanggan cenderung menghabiskan tiga sampai lima menit pengisian bahan bakar, yang memberi pengiklan waktu untuk mengulang pesan mereka beberapa kali.
Program loyalitas
Sebuah artikel oleh Forbes menyebutkan bahwa "Rata-rata, rumah tangga Amerika terdaftar dalam 29 program loyalitas, namun mereka hanya aktif 12 tahun." Dengan banyaknya program loyalitas dan begitu sedikit waktu, bisnis perlu memastikan bahwa program mereka berada di puncak pikiran konsumen.
Saya bisa melihat nilai sebenarnya alat seperti signage digital di pompa bensin untuk program loyalitas. Di SPBU lain dengan program loyalitas, terkadang tanda-tanda mereka untuk program terselip atau tidak terlalu mencolok. Bahkan ada pula yang memiliki kios program loyalitas yang mereka goyangkan di sudut toko.
Dengan memiliki ajakan bertindak bagi pengguna untuk mengikuti program loyalitas atau menukarkan poin di POS, ini membantu memberikan kesadaran merek yang lebih baik dan pada gilirannya tingkat pendaftaran dan keterlibatan yang lebih tinggi.
Demografi yang lebih baik
All Over Media menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen pergi ke sebuah pompa bensin satu atau dua mil jauhnya dari rumah mereka secara teratur. Ini menyajikan kesempatan yang menarik untuk pompa bensin, karena mereka dapat menggunakan papan nama digital untuk langsung menjangkau lingkungan sekitar mereka, berdasarkan demografi, pendapatan, dan metrik utama lainnya.
Ini juga merupakan kesempatan untuk mensponsori acara lokal. Pompa bensin bisa mensponsori acara lokal di daerah tersebut dan mengiklankannya di papan reklame digitalnya. Ini membantu mendorong kesadaran dan ekuitas merek.
Namun, saya yakin ada beberapa kemungkinan masalah dengan papan reklame digital pompa bensin.
Bersaing dengan layar yang lebih kecil
Tidak mengherankan jika salah satu pesaing terbesar untuk digital signage adalah ponsel pengguna. Sangat mudah bagi konsumen untuk mencabut ponsel mereka begitu video digital signage mulai diputar dan sekadar menjelajah Facebook.
Sementara tampilan mungkin menarik perhatian pelanggan pada awalnya, mungkin dengan cepat menjadi hanya gangguan lain di pasar iklan yang terlalu jenuh.
Salah satu cara untuk memerangi ini mungkin adalah berinvestasi pada teknologi integrasi mobile. Sebuah pompa bensin bisa mengintegrasikan kode QR ke salah satu video yang memberi pengguna diskon spesial.
Konten bisa basi
Bayangkan pergi ke sebuah pompa bensin dan mendengar iklan, lagu atau konten yang sama berulang-ulang. Setelah beberapa saat, pelanggan mungkin memutuskan untuk mengunjungi pompa bensin di ujung jalan tanpa papan nama digital.
Seperti artikel masa lalu di Digital Signage Today telah dibahas, konten yang dibuat dengan buruk atau dipikirkan dapat menghancurkan bahkan tampilan terbaik sekalipun. Pompa bensin dan penyedia konten perlu mempertimbangkan dengan hati-hati audiens mereka dan secara teratur membuat konten dinamis baru untuk menjaga agar staleness tetap di setting.
